saç protezi rolex replika saat PARA PEDENGKI PUN GIGIT JARI – AriSaptono

PARA PEDENGKI PUN GIGIT JARI

img_20161203_081338
Ketika tudingan sangat miring kian gencar dialamatkan terhadap Aksi super damai bela Islam 212, maka seketika itu pula ghiroh seluruh umat Islam semakin mengental.

Tudingan mulai dari massa bayaran, aksi mubazir, makar, bisa berpotensi teroris dan lain-lain, yang berasal dari sebagian warga berkelas dan para tokoh itu rontok alias tak terbukti sama sekali.

Justru tuduhan itu mempermalukan para menuduhnya sendiri. Karena aksi damai berjalan benar-benar damai. Dan menurut saya sih, patut dipertanyakan rasa kebangsaan mereka, jika mereka muslim patut pula dipertanyakan apa motivasinya melakukan tuduhan dan fitnah tersebut.

Yang luar biasa, tuduhan yang ngaco dan tidak bertanggung jawab itu, tak membuat umat Islam surut niatnya. Justru panggilan melakukan aksi bela Islam meresapi hati dan pikiran pada setiap umat. Insan-insan mulia tersebut terketuk sanubarinya untuk terlibat secara total dan ikhlas dalam aksi super damai bela Islam 212.

Lebih-lebih ketika seluruh akses untuk menuju kota Jakarta tempat aksi di hambat aparat, umat Islam Ciamis langsung melakukkan long march menuju Jakarta. Hal ini semakin meningkatkan ghiroh seluruh hati umat Islam sejati di seantero negeri, untuk menunjukkan sperti apa sejatinya Islam itu.

Dan para pendengki pun melongo, mulut menganga, tenggorokkannya tersekat dengan tuduhan sendiri. Mungkin kalo difoto, persis seperti Firaun saat tenggelam dilaut Merah.Mereka surprise setengah mati. Aksi super damai bela Islam 212 berjalan aman, damai, tertib, penuh senyum, penuh keharuan dalam doa.

Dan para pedengki pun gigit jari, sebab para peserta aksi tak bebuat anarkis, justru saling bermbagi konsumsi, bahkan para pedagang yang mestinya memanfaat kan massa untuk mendulang untung, justru menggratiskan daganganya.

Yang lebih super lagi, peserta aksi saling menjaga untuk tidak merusak rumput atau tanaman, dan mereka bergotong royong dalam hujan untuk memunguti sampah. Mereka tetap ingin Jakarta rapi dan bersih.

Pertanyaannya Akal Sehat siapa yang bisa memahami hal itu ??

Bagi saya pribadi, berdoa bersama dan Sholat Jumat ditengah hujan berjamaah dengan jutaan kaum muslim tanah air, adalah pengalaman spritual luar biasa yang belum tentu akan saya peroleh lima atau sepuluh tahun kedepan.

“Jangan pernah ragu apalagi malu membela Agamamu, sebab ia yang akan menuntun dunia dan akheratmu.” (Basri)

Please follow and like us:
0