saç protezi rolex replika saat POLITIK PAT GULIPAT – AriSaptono

POLITIK PAT GULIPAT

Episode ‘Papa’ ternyata belum tamat sepenuhnya. Kasus ‘papa’ minta saham tak serta merta mampu menjatuhkan ‘papa’. Mundurnya si ‘papa’ dari ketua DPR, rupanya bagai strategi langkah catur.

Mundur satu langkah demi mendapat tiga keuntungan. Yaitu; Ketua Golkar, masuk lingkaran kekuasaan dan kini secara aklamasi dilantik sebagai Ketua DPR lagi. Karena Golkar telah menjadi partai pemerintah, tentu saja Bamus Pimpinan dan Paripurna DPR lebih memudahkan ‘papa’ Setnov kembali menduduki Ketua DPR.

Bisa jadi pertemuan Setnov dengan Megawati dan Jokowi minggu lalu adalah minta ‘restu’ atas hal tersebut. Dan sebagai kompensasinya, Setnov harus memainkan politik pat gulipat yang bertujuan mengganti komposisi pimpinan DPR yang lebih pro kepada pemerintah agar tidak terlalu garang mengkritisi pemerintah.

Jika memang demikian, bisa mungkin korban politik pat gulipat adalah dua wakil ketua DPR dari Gerindra dan dari non partai, Fadli Zon dan Fachri Hamzah. Dua singa parlemen yang selama ini auman mereka selalu membuat kuping pemerintah panas. Padahal mereka pernah rela pasang badan untuk Setnov saat kasus papa minta saham terkuak.

Kemudian menempatkan PDIP dan satu lagi dari partai pemerintah untk menggantikan posisi Wakil Ketua DPR RI setelah berhasil mendepak Fadli Zon dan Fachri Hamzah dari kursi wakil ketua DPR. Kemungkinan besar dari partai Nasdem yang akan mendampingi PDIP.

Nah, dengan demikian komposisi pimpinan DPR RI akan menjadi mayoritas pro pemerintah. Bila itu terjadi, bisa jadi atitude anggota dewan akan kembali pada era orde baru. Suara-suara kritis dari parlemen akan tersumbat. Sebab, hari-hari anggota dewan hanya menikmati peran mereka. Yaitu; datang, duduk dan diam.

Bagaimana episode-episode ‘papa’ selanjutnya ?? Kita tunggu saja.

Yang jelas menjelang akhir tahun dan awal tahun akan ada peristiwa politik yang cukup mencengangkan. Sebab sepertinya sedang terjadi politik pat gulipat demi mengamankan kekuasaan di negeri tercinta ini.

“Ketika ilmu diamalkan secara pat gulipat, maka barokah akan sulit didapat, hanya azab kian merapat.” (Basri)

Please follow and like us:
0