Kabinet Pelangi, Konsekuensi Dari Koalisi Warna-Warni

Sebenarnya, akhir-akhir ini aku mulai jarang sekali nonton TV. Apalagi melihat program beritanya. Tapi siang kemaren saat badan harus rehat karena sakit, aku terpaksa nonton TV untuk menghilangkan jenuh karena dua hari hanya berbaringan tanpa beraktivitas. Selagi iseng pencat-pencet tombol remote pilih-pilih channel TV. Aku langsung stop di channel TV yang lagi live menyiarkan pak Presiden Jokowi sedang mengumumkan reshuffle kabinet.

Asyiiik, akhirnya reshuffle datang juga. Mungkin begitu kalee teriakan kompak dari para pimpinan Golkar. Sebab di hari yang sama pengumuman reshuffle, para pimpinan golkar juga sedang berkumpul untuk melaksanakan rapimnas.

Seperti yang pernah aku ungkapkan di tulisanku “Maunya Ramping, Jadinya Rempong” pertengahan Mei lalu, bahwa masuknya Golkar di koalisi pemerintah akan berdampak merombak komposisi kabinet. Sebab saat PAN yang sbelumnya telah lebih dahulu masuk, boro-boro ada pelaksanaan reshuffle, hanya wacananya saja tak pernah terdengar. Tetapi begitu golkar bergabung, wacana kocok ulang kabinet langsung berhembus kencang. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan pasca gabungnya golkar, kocok ulang kabinet pun terlaksana. Dan Presiden Jokowi telah membacakan tiga belas pos Menteri yang di reshuffle. Meskipun reshuffle jilid 1 baru berumur kurang dari sepuluh bulan.

Jika melihat komposisi baru di kabinet, sepertinya pak Jokowi sangat hati-hati mengocok ulang kabinetnya. Kenapa harus hati-hati? Tidak dapat dipungkiri bahwa konsekuensi koalisi multipartai, mau tidak mau wujud kabinetnya mesti, merah, kuning, hijau, biru, jingga. Sebut sajalah Kabinet Pelangi. Oleh karenanya, pastilah banyak kepentingan yang harus diakomodir oleh Presiden Jokowi. Mulai dari Kepentingan partai pengusungnya, kepentingan partai koalisi, kepentingan publik, dan yang paling penting adalah kepentingan para cukong yang telah membiayainya jadi Presiden. Untuk itulah kenapa Jokowi harus hati-hati dan perlu perhitungan cermat dalam menentukan komposisi Kabinetnya kali ini.

Namun demikian, ada yang menarik dan melegakan atas perombakan tersebut. Pertama, pos-pos strategis tidak lantas diserahkan semua kepada orang partai. Kedua, Menurutku dengan ditunjuknya Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, ia akan diposting sebagai “bad cop”, yaitu; untuk meredam kubu-kubuan yang selama ini ada dipemerintahan Jokowi. Dengan gayanya yang saklek atau kekeuh dan tegas, tentu akan melemahkan gaya pembisiknya Presiden Jokowi tentang hutang luar negeri yang serampangan dari ketiga kubu pendekar mabuk yang sampe saat ini masih tetap bercokol dipemerintahan Jokowi, yaitu; JK, Rini S, & Luhut. Atau paling tidak dengan adanya Sri Mulyani, hutang luar negeri kita lebih terencana dan bervisi. Ingat ketika jaman SBY, Sri Mulyani memiliki peranan penting atas lunasnya semua hutang Indonesia kepada IMF.

Akhirnya, kita hanya mencatat bahwa janji Jokowi tentang koalisi ramping tidak pernah terwujud. Janji Jokowi tidak akan bagi-bagi menteri, juga tidak terwujud. Faktanya Koalisi semakin berwarna dan kabinetpun tentu akan berwarna-warni pula. Konsekuensi koalisi multi partai, suka tak suka akan menimbulkan Kabinet merah, kuning, hijau, biru, jingga, atau Kabinet Pelangi.

Nah, gara-gara aku nonton TV, aku jadi lihat dah pak Jokowi dalam pidatonya berjanji bahwa Kabinet Kerja jilid 3 (baca Kabinet Pelangi) akan lebih kompak dan akan bekerja efektif serta masing-masing menteri tidak bikin gaduh lagi.

Yaa sudah, mari sama-sama kita doakan semoga janji beliau terwujud. Aamiinn…

#HappyThursday #HappyWorkWithHeart #ReshuffleKabinet #KabinetKerjaJilid3 #JadinyaKabinetPelangi

www.arisaptono.com

Please follow and like us:
0

39 Comments

  1. Pingback: Google

  2. Pingback: Google

  3. Pingback: obat herbal penghilang kutil kelamin

  4. Pingback: obat sipilis dan kecing nanah

  5. Pingback: Obat Wasir Ambeien Herbal di Bogor

  6. Pingback: Obat Hpv Tradisional

  7. Pingback: Kemaluan

  8. Pingback: Jual Obat Kutil Kelamin Di Kebumen

  9. Pingback: Cara Menyembuhkan Kutil Kelamin Secara Alami

  10. Pingback: Obat Sipilis Di Tangerang

  11. Pingback: beli obat kutil kelamin diNusa Tenggara Barat ampuh

  12. Pingback: obat kutil getah pepaya

  13. Pingback: obat kutil jari

  14. Pingback: Kutil Kelamin Berdarah}

  15. Pingback: jual obat kutil kelamin wanita

  16. Pingback: obat tradisional sipilis pada wanita}

  17. Pingback: obat eksim salep}

  18. Pingback: obat kutil kelamin dari nasa

  19. Pingback: Obat Salep Kutil Kelamin Di Apotik

  20. Pingback: obat sipilis di bandung

  21. Pingback: Jual Obat Kutil Kelamin Di Malaysia

  22. Pingback: Di Bogor }

  23. Pingback: bahaya wasir

  24. Pingback: Jual Obat Kutil Kelamin Di Palembang

  25. Pingback: Mengobati Wasir Stadium 1

  26. Pingback: obat kutil kelamin yang dijual di apotik

  27. Pingback: Beli Obat Ketuat Kemaluan

  28. Pingback: cek noresi

  29. Pingback: cara menghilangkan penyakit wasir

  30. Pingback: obat herbal original denature

  31. Pingback: Harga Obat Kutil Kelamin Pria

  32. Pingback: kencing nanah pada wanita

  33. Pingback: obat kutil kelamin dengan cuka

  34. Pingback: Obat Herbal Kutil Kelamin Wanita

  35. Pingback: apa itu kencing nanah

  36. Pingback: kutil kulit kelamin

  37. Pingback: obat wasir herbal untuk anak

  38. Pingback: Obat kutil kelamin

  39. Pingback: Obat kutil klamin wanita

Comments are closed.