saç protezi rolex replika saat Meski Tak Sempurna, Hadirnya Tetaplah Terasa – AriSaptono

Meski Tak Sempurna, Hadirnya Tetaplah Terasa

IMG_20160528_152031

(Demi Cinta Pada Sang Buah Hati)

Hari sudah siang, sekitar jam 13.00 tepat saat kemaren saya makan siang bersama anak-anak saya disebuah resto cepat saji. Karena week end resto cukup rame, dan kamipun dapat tempat duduk agak mojok dekat lorong menuju toilet.

Ketika sedang asyik menyantap menu pesanan kami, mata saya terhenti pada meja didepan kami. Disitu duduk seorang ayah bersama anaknya. Si ayahnya meski duduk ternyata tertidur pulas, sementara anaknya sedang asyik makan sendirian dengan lahapnya.

Barangkali semalaman si ayah tidak tidur karena lembur sampai larut, tapi sudah kadung berjanji dengan anaknya makan siang di resto tersebut. Meskipun capek dan ngatuk, namun tak menjadi halangan bagi sang ayah untuk tetap pergi makan bersama anaknya.

Seorang ayah akan memberikan apapun kepada buah hatinya. Dan terkadang ia tak berfikir untuk dirinya sendiri. Bahkan iapun sering tak jujur pada dirinya sendiri. Betapa tubuh sedang didera lelah teramat sangat, namun tak ia hiraukan. Ungkapan sedih dan keluh kesah hampir tak pernah keluar dari mulutnya. Sekalipun kondisi paling buruk sedang ia hadapi.

Sebab kekuatan seorang ayah adalah saat menyaksikan keceriaan diwajah anaknya. Naluri seorang ayah adalah memberikan semua yang terbaik kepada anaknya. Dan perasaan hati seorang ayah sejatinya adalah lembut dan rapuh bila melihat anak-anaknya bersedih. Meski kepribadian seorang ayah tampak tegas dan terkesan galak.

Mungkin demikianlah perasaan si ayah yang saat ini sedang tidur pulas sambil duduk didepan kami tersebut. Ia tak tega melihat anaknya sedih jika mereka batal makan siang bersama di resto.

Demi cinta pada sang buah hati, sang ayah tersebut memutuskan tetap pergi makan siang bersama anaknya. Walau sebenarnya sama saja sang buah hati seperti sedang makan sendirian, sebab sang ayah ternyata tak kuasa menahan kantuk. Sehingga iapun terlelap didepan anaknya yang sedang asyik sendirian menikmati makan siangnya.

Meski tak sempurna, hadirnya tetaplah terasa sempurna bagi si anak yang hari itu menginginkan kehadiran seorang ayah disisinya.

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
(QS. An-Naml, ayat 19)

Please follow and like us:
0

1 Comment

  1. Pingback: bahis siteleri

Comments are closed.