saç protezi rolex replika saat Rayuan Malam Sang Rembulan – AriSaptono

Rayuan Malam Sang Rembulan

Malam rembulan,
Setengah hati mawar menikmati pembaringannya…
Pengalaman malam-malamnya kian membuat jengah istirahatnya…
Sekonyong-konyong ia kembali hanyut dalam desah manjanya…
Seketika hatinya bergelimang tanya,
Apakah mawar menanti bisikan malam?

Tiga bulir ampas kopi terlupakan diujung dagu…
Seperti terburu bertemu detik-detik dejavu…
Tubuhnya bergegas menapak tilasi jejak malam rembulan…
Sejenak ia mengerlingkan mata rindu,
Pipinya bersemu memerah, terkesima bujuk rayuan…

Malam rembulan,
Mawar cemas, bersandar lemas pada cahaya rembulan…
Keesokan paginya,
Sinar matahari lebih banyak menyita perhatiannya…
Rambutnya terurai, beberapa yang putih melintasi pelipis lalu ujungnya menusuk sudut bibir…
Sampai disitu mawar ragu usianya,
Selama itu pula berlumur rayuan malam sang rembulan…

 

Please follow and like us:
0